Tokiva Bengkel oleh Wicom Group
Sekali bayar · tanpa langganan

Ketik plat nomornya,
keluar seluruh riwayatnya

Antrian, work order, jasa dan sparepart, komisi mekanik, garansi pekerjaan, dan pengingat servis berikutnya — semuanya di satu HP atau tablet di meja depan. Tidak perlu internet, tidak perlu bayar tiap bulan.

Rp299.000 Rp699.000 bayar sekali, dipakai selamanya
  • Jalan tanpa internet
  • Motor & mobil
  • Data tersimpan di perangkat Anda
  • Tanpa iklan
B 3412 KTV
Honda Beat FI 2021Budi Santoso
KM terakhir18.420
Servis terakhirKampas rem · 8 hari lalu
Garansi pekerjaan22 hari lagi atau 1.000 km
Servis berikutnya19.950 km

Satu pelanggan bisa punya empat kendaraan, dan satu motor bisa berpindah pemilik. Karena itu riwayatnya menempel pada kendaraannya, bukan pada orangnya.

Kenapa ini dibuat

Tiga hal yang bikin rugi
tanpa pernah terasa

Bukan kerugian yang kelihatan di laci kasir — justru itu masalahnya.

Rp3,6 jt

Pelanggan lama tidak pernah ditelepon lagi

Motor yang seharusnya ganti oli tiap 2.000 km tidak kembali karena tidak ada yang mengingatkan. Dua puluh pelanggan yang hilang setahun, masing-masing rata-rata Rp180.000 sekali servis, itu Rp3,6 juta yang pergi ke bengkel sebelah tanpa suara.

Tiap bulan

Ribut soal gaji mekanik di akhir bulan

Mekanik ingat dia mengerjakan dua puluh servis, catatan Anda bilang tujuh belas. Tanpa catatan siapa mengerjakan apa, yang menang adalah yang paling ngotot — dan mekanik terbaik Anda yang pertama pindah.

Rp0 bukti

Pelanggan protes di kasir soal biaya tambahan

Motor sudah dibongkar, ketahuan kampas rem habis, mekanik menelepon dan pemiliknya setuju. Saat mengambil, dia bilang tidak pernah menyetujui. Tanpa catatan siapa menyetujui jam berapa, tambahan Rp250.000 itu jadi tanggungan bengkel.

Layar Beranda Tokiva Bengkel Layar Pengerjaan Tokiva Bengkel Layar Kendaraan Tokiva Bengkel Layar Laporan Tokiva Bengkel

Beranda — antrian, yang belum diambil, sisa kapasitas

Tampilan aslinya

Dibuka pagi hari,
langsung kelihatan sanggup terima berapa

Beranda menjawab pertanyaan yang selalu datang duluan: berapa yang antri, berapa yang sedang dikerjakan, berapa yang sudah selesai tapi belum diambil, dan masih sanggup terima berapa motor dan berapa stall mobil lagi hari ini.

Semua tangkapan layar di sini diambil dari aplikasi yang sama persis dengan yang Anda beli, di perangkat sungguhan — perhatikan ikon pesawat ✈ di bilah status. Itu bukan hiasan: gambarnya diambil dengan mode pesawat menyala.

Lencana MODE DEMO yang terlihat juga bukan kebetulan — layarnya diambil dari mode coba-coba yang bisa Anda buka sendiri sekarang juga, lengkap dengan data satu bengkel contoh. Silakan pakai sampai yakin sebelum membayar sepeser pun.

Isi aplikasinya

Delapan layar,
tidak ada yang mubazir

Bukan daftar fitur panjang yang tidak pernah dibuka. Ini yang dipakai bengkel dengan dua sampai empat mekanik, setiap hari.

Cari lewat plat nomor

Ketik platnya, data kendaraan dan pemiliknya terisi sendiri beserta seluruh riwayat servisnya: kapan, KM berapa, dikerjakan apa, habis berapa, mekaniknya siapa.

Work order tujuh tahap

Antri → Diperiksa → Menunggu Persetujuan → Menunggu Sparepart → Dikerjakan → Selesai → Diambil. Status tidak bisa dilompati, jadi riwayatnya bisa dipercaya.

Persetujuan di tengah pengerjaan

Motor sudah dibongkar lalu ketahuan ada yang harus diganti. Catat siapa yang menyetujui, jam berapa, dan tambah berapa — itu yang Anda pegang saat pelanggan protes di kasir.

Komisi mekanik terhitung sendiri

Setiap baris jasa dipilih mekaniknya. Akhir bulan, komisi per mekanik sudah berdiri sendiri di laporan — tidak perlu lagi adu ingatan soal siapa mengerjakan apa.

Sparepart potong stok otomatis

Stok berkurang saat barang dipasang, bukan saat dibayar. Harga modal dan harga jual disimpan terpisah, jadi laba sparepart terlihat apa adanya, bukan tercampur upah pasang.

Pengingat servis berikutnya

Dari kilometer masuk, aplikasi menghitung kapan kendaraan itu harus kembali. Daftar "sudah waktunya servis" jadi bahan menelepon pelanggan minggu ini — dan inilah bagian yang paling cepat mengembalikan harganya.

Kasir dan nota bergaransi

Tunai, QRIS, atau transfer. Nota bisa dicetak atau dikirim ke WhatsApp, lengkap dengan garansi pekerjaan yang habis di waktu atau kilometer — mana yang tercapai lebih dulu.

Laporan yang memisahkan dua sisi

Omzet jasa dan omzet sparepart berdiri sendiri, laba kotor dihitung setelah modal, komisi mekanik terpisah, plus sparepart paling laris, yang tidak bergerak, dan unit yang mengendap terlalu lama.

Tiga tingkat akses berPIN

Kasir menerima kendaraan dan menerima pembayaran. Mekanik mengubah status dan mencatat jasa serta sparepart. Pemilik bisa semuanya — termasuk laporan, harga modal, dan aturan komisi.

Alur kerjanya

Satu kendaraan, satu jalur
yang tidak bisa dipotong

Unit yang tiba-tiba jadi "Selesai" tanpa pernah "Dikerjakan" membuat laporan lama mengendap dan komisi mekanik jadi karangan. Karena itu setiap perpindahan status ditolak kalau melompat.

Antri Diperiksa Menunggu Persetujuan Menunggu Sparepart Dikerjakan Selesai Diambil
Hitungan jujur

Sekali bayar vs berlangganan

Aplikasi bengkel di Indonesia umumnya menagih per bulan, sebagian dihitung per pengguna. Ini perbandingannya untuk satu perangkat kasir.

Biaya Tokiva Bengkel Aplikasi berlangganan
Bulan pertamaRp299.000Rp99.000 – Rp350.000
Setelah 1 tahunRp299.000Rp1.188.000 – Rp4.200.000
Setelah 3 tahunRp299.000Rp3.564.000 – Rp12.600.000
Kalau berhenti bayarTetap jalanAkses data terkunci
Butuh internet?TidakYa

Adilnya disebut juga: aplikasi berlangganan menawarkan hal yang memang tidak ada di Tokiva Bengkel — data tersimpan di awan, bisa dibuka dari beberapa perangkat sekaligus, banyak cabang dalam satu akun, dan integrasi ke akuntansi. Kalau itu yang Anda cari, aplikasi berlangganan memang lebih tepat. Rentang harga di atas adalah kisaran umum di pasar Indonesia, bukan kutipan dari satu penyedia tertentu.

Sebelum Anda bayar

Ini bukan untuk semua bengkel

Lebih baik Anda tidak jadi beli hari ini daripada beli lalu kecewa.

Cocok kalau bengkel Anda…

  • Terima jasa servis, bukan cuma jual sparepart
  • Punya 2–4 mekanik yang dibayar dari upah pasang
  • Mengerjakan motor, mobil, atau keduanya
  • Masih mencatat di nota rangkap dan buku tulis
  • Sering kehilangan jejak pelanggan lama
  • Listrik atau internet di daerah Anda sering putus
  • Ingin tahu laba jasa terpisah dari laba sparepart

Jangan beli kalau Anda…

  • Butuh data tersinkron antar cabang secara langsung
  • Butuh aplikasi jalan di beberapa perangkat sekaligus
  • Butuh integrasi langsung ke akuntansi atau pajak
  • Bengkel Anda hanya jual sparepart tanpa jasa sama sekali
  • Mau pelanggan cek status servisnya sendiri lewat tautan

Kalau salah satu di atas kena, aplikasi bengkel berlangganan lebih tepat untuk Anda — dan itu bukan sindiran, memang beda kebutuhan. Kalau Anda murni toko sparepart tanpa jasa, Tokiva LITE lebih murah dan sudah cukup.

Penawaran perkenalan

Tokiva Bengkel

Rp299.000 Rp699.000

Sekali bayar. Tidak ada tagihan bulanan, tidak ada biaya per mekanik.

  • Aplikasi penuh delapan layar untuk satu perangkat, dipakai selamanya
  • Riwayat servis per plat nomor, tanpa batas jumlah kendaraan
  • Komisi mekanik, garansi waktu-atau-kilometer, pengingat servis berikutnya
  • Stok sparepart dengan harga modal dan harga jual terpisah
  • Tiga tingkat akses berPIN: kasir, mekanik, pemilik
  • Jalan tanpa internet — dipasang ke layar utama seperti aplikasi biasa
  • Cadangkan dan pulihkan data sendiri kapan saja
  • Pembaruan aplikasi ikut masuk otomatis
  • Bantuan lewat WhatsApp langsung ke pembuatnya

Tidak ada garansi uang kembali — sebagai gantinya seluruh aplikasi bisa Anda coba gratis lewat mode demo sebelum membayar sepeser pun. Silakan pakai sampai yakin.

Pertanyaan yang sering muncul

Yang biasanya masih mengganjal

Bedanya dengan Tokiva Servis apa?

Tokiva Servis melacak unit titipan di toko komputer, dan pencariannya lewat nomor HP pemilik. Tokiva Bengkel dibangun untuk kendaraan: pencariannya lewat plat nomor, kilometer tercatat tiap kunjungan dan melahirkan pengingat servis berikutnya, upah jasa terpisah dari sparepart lengkap dengan komisi mekanik, ada status Menunggu Persetujuan untuk pekerjaan tambahan di tengah bongkaran, ada hitungan kapasitas motor dan stall mobil, dan garansi pekerjaannya habis di waktu atau kilometer — mana yang duluan. Kalau usaha Anda toko komputer, ambil Tokiva Servis; kalau bengkel, ambil ini.

Kalau internet mati, aplikasinya masih jalan?

Ya. Aktivasi butuh internet sekali di awal. Setelah itu penerimaan kendaraan, ubah status, catat jasa dan sparepart, kasir, cetak nota, dan laporan semuanya jalan penuh tanpa koneksi. Datanya tersimpan di perangkat Anda sendiri.

Kalau perangkatnya hilang, data bengkel saya ikut hilang?

Ya, kalau Anda belum mencadangkan. Karena itu ada tombol "Unduh cadangan" di Pengaturan yang menyimpan seluruh data ke satu berkas — simpan ke Google Drive, WhatsApp diri sendiri, atau ke laptop. Di perangkat baru tinggal dipulihkan. Biasakan mencadangkan seminggu sekali.

Satu kode bisa dipakai di berapa perangkat?

Satu perangkat. Kode terkunci ke perangkat pertama yang mengaktifkannya. Kalau Anda ganti HP atau tablet, kirim WhatsApp ke kami dan ikatannya kami lepas supaya kode lama bisa dipakai lagi — gratis, tidak perlu beli ulang.

Bisa dipakai untuk bengkel mobil saja, atau motor saja?

Bisa dua-duanya, dan bisa salah satu. Tiap kendaraan ditandai motor atau mobil, daftar jasa bisa dibatasi hanya untuk motor atau hanya untuk mobil, dan interval servis berikutnya dihitung berbeda untuk keduanya. Kapasitas harian juga dipisah: motor mengantre, mobil butuh stall.

Mekanik saya bisa pakai sendiri tanpa lihat laporan?

Bisa. Ada tiga PIN terpisah. Mekanik hanya bisa mengubah status pengerjaan serta mencatat jasa dan sparepart — dia tidak melihat harga modal, laporan, maupun aturan komisi. Kasir hanya menerima kendaraan dan menerima pembayaran. Pemilik bisa semuanya.

Komisi mekanik dihitung dari apa?

Dari upah jasa, bukan dari total nota. Persennya bisa ditetapkan sekali untuk semua, atau khusus per mekanik, atau khusus per jenis jasa — yang lebih khusus menang. Akhir bulan, komisi per mekanik sudah berdiri sendiri di laporan dan bisa dicetak.

Bisa cetak ke printer struk?

Bisa, lewat fungsi cetak peramban ke printer apa pun yang terpasang — termasuk printer struk termal. Nota juga bisa dikirim ke WhatsApp pelanggan tanpa printer sama sekali.

Perlu unduh dari Play Store?

Tidak. Cukup buka tokivabengkel.wicom.co.id di Chrome atau Safari, lalu pilih "Tambahkan ke layar utama". Setelah itu ikonnya duduk di layar seperti aplikasi lain dan bisa dibuka tanpa internet. Cara ini juga membuat pembaruan langsung sampai, tanpa menunggu tinjauan Play Store.

Data pelanggan saya dikirim ke server Anda?

Tidak. Seluruh data bengkel — plat nomor, nama pelanggan, nomor HP, work order, harga, keuangan — tersimpan di penyimpanan peramban di perangkat Anda sendiri dan tidak pernah dikirim ke mana pun. Satu-satunya kali aplikasi menghubungi server kami adalah sekali saat aktivasi kode lisensi.

Kalau saya beli, nanti disuruh bayar lagi untuk versi baru?

Tidak untuk versi ini. Pembaruan dan perbaikan ikut masuk otomatis. Kalau suatu hari kami membuat versi tersinkron antar-perangkat, itu akan jadi produk terpisah dengan harga sendiri — dan versi yang Anda beli tetap jalan apa adanya.

Bagaimana kalau saya bingung memakainya?

Kirim WhatsApp ke 0812-4839-828 atau email cs@wicom.co.id. Yang membalas orang yang membuat aplikasinya, bukan robot. Aplikasi ini juga punya penuntun tiga langkah di Beranda yang muncul sampai work order pertama Anda terbit.

Coba dulu. Kalau cocok, baru bayar.

Mode demo membuka seluruh aplikasi dengan data satu bengkel contoh — antrian, work order, stok sparepart, komisi mekanik, dan laporan bulan berjalan. Tidak perlu daftar, tidak perlu isi email. Kalau setelah itu terasa pas, kodenya Rp299.000 sekali bayar.

“Tokiva Bengkel saya buat karena aplikasi bengkel yang ada semuanya minta bayaran tiap bulan, padahal yang dibutuhkan bengkel kecil cuma tiga: tahu kendaraan siapa ada di mana, siapa yang mengerjakan, dan siapa yang harus ditelepon bulan depan. Kalau ada yang kurang, kirim WhatsApp langsung ke saya.”
— Faisal Rauf, Wicom Group

Rp299.000 sekali bayar, tanpa langganan
Beli sekarang