Pesanan meja dan bawa pulang, modal tiap porsi dihitung dari resepnya, stok bahan berkurang sendiri, dan laporan laba lengkap dengan jam ramai — di satu tablet, tetap jalan waktu internet mati.
Bukan karena sepi. Karena hitungannya tidak pernah dibuka.
Sehari masuk Rp2 juta terasa ramai. Tapi kalau modal per cup tidak pernah dihitung, Anda tidak tahu berapa yang benar-benar tersisa — dan menu mana yang menghabiskannya.
Biji kopi, susu, dan cup naik pelan-pelan. Harga menu tidak ikut disesuaikan karena tidak ada yang menghitung ulang modalnya.
Kasir berbasis cloud berhenti saat internet putus — biasanya justru pas ramai. Transaksi dicatat di kertas, sebagian tidak pernah masuk pembukuan.
Beranda — keadaan cafe hari ini
Buka aplikasinya dan yang pertama terlihat adalah penjualan hari ini, dengan tombol Buka Kasir tepat di bawahnya. Pesanan meja yang belum dibayar muncul di kartu sendiri, dan delapan ikon menu membawa Anda ke kasir, meja, menu & resep, laporan, bahan baku, addon, dan backup dalam satu ketukan.
Kalau PIN pemilik dinyalakan, angka rupiah di Beranda ikut terkunci — kasir tetap bisa melayani, tapi omzet dan laba hanya untuk Anda.
Keempat gambar ini diambil langsung dari aplikasinya, dalam MODE DEMO yang bisa Anda buka sendiri sekarang juga — bukan tangkapan layar yang dipoles.
Tidak ada menu yang tidak pernah Anda buka. Semuanya untuk pekerjaan yang memang sudah Anda lakukan sekarang — cuma dengan buku dan kalkulator.
Masukkan harga biji kopi, susu, gula, dan cup sekali saja. Modal tiap porsi dihitung sendiri, dan untungnya terlihat langsung di layar kasir.
Grid menu di kiri, pesanan di kanan. Addon seperti oatmilk ikut dihitung harganya, catatan seperti less sugar ikut tercetak di struk untuk barista.
Kosong, terisi, perlu dibersihkan. Pesanan tersimpan per meja dan tidak tertukar saat pindah meja. Isi 0 meja kalau hanya melayani bawa pulang.
Tiap penjualan memotong stok bahan sesuai resepnya. Bahan yang menipis ditandai sebelum kehabisan di tengah jam ramai.
Laba kotor dan margin, bukan cuma omzet. Menu terlaris, jam ramai, dan ekspor CSV untuk dibuka di Excel.
Kasir tetap melayani, tapi laporan dan harga terkunci PIN Anda. Cetak struk 58/80mm lewat Bluetooth, atau cetak biasa dari browser.
Kasir berlangganan terasa murah di bulan pertama. Masalahnya tagihan itu tidak pernah berhenti.
| Setelah | Langganan Rp55.000/bln | Tokiva Cafe |
|---|---|---|
| 3 bulan | Rp165.000 | Rp149.000 |
| 1 tahun | Rp660.000 | Rp149.000 |
| 3 tahun | Rp1.980.000 | Rp149.000 |
Sisi jujurnya: kasir berlangganan menawarkan hal yang memang tidak ada di Tokiva Cafe — sinkronisasi cloud, banyak perangkat, dan multi-cabang. Kalau usaha Anda butuh itu, langganan memang pilihan yang benar. Tokiva Cafe dibuat untuk satu cafe, satu kasir, satu tablet.
Kalau salah satu baris di kanan menggambarkan Anda, jangan beli ini — dan tidak apa-apa bilang begitu lewat WhatsApp, nanti diarahkan ke yang lebih cocok.
Sekali bayar untuk satu tablet. Tidak ada tagihan bulanan, tidak ada perpanjangan.
Satu kode berlaku untuk satu perangkat. Ganti tablet? Hubungi kami, ikatannya dilepas.
Kode lisensi terbit segera setelah pembayaran, jadi pembelian yang batal karena berubah pikiran tidak bisa dikembalikan. Karena itu gantinya dibuat lebih baik: mode demo lengkap, sampai 20 transaksi, sebelum membayar — aplikasi yang sama persis, dengan menu contoh. Coba dulu sampai yakin. Kalau tidak cocok, tidak usah beli.
Yang tetap dikembalikan, sesuai Syarat & Ketentuan pasal 5: kode tidak Anda terima dalam 1×24 jam dan kami gagal mengirimkannya, pembayaran ganda, produk yang diterima tidak sesuai, atau aplikasi tidak bisa dijalankan sama sekali karena kesalahan kami.
Benar. Rp149.000 dibayar sekali untuk satu tablet. Tidak ada perpanjangan, tidak ada tagihan otomatis, dan aplikasinya tidak akan berhenti jalan.
Kebanyakan kasir hanya mencatat pemasukan. Tokiva Cafe menghitung modal tiap porsi dari resepnya — jadi Anda melihat untung per cup, bukan cuma omzet. Aplikasi juga memperingatkan kalau harga jual sebuah menu ternyata di bawah modalnya.
Bisa. Isi jumlah meja 0 di Pengaturan, dan layar Meja otomatis disembunyikan. Semua pesanan langsung dicatat sebagai bawa pulang.
Didukung untuk printer termal ESC/POS 58mm dan 80mm, lewat Chrome di Android. Tidak jalan di iPhone dan iPad — Safari tidak mendukung Web Bluetooth. Kalau kasir Anda memakai iPad, gunakan tombol cetak biasa, atau pilih tablet Android.
Hubungi kami lewat WhatsApp, lisensinya kami lepas dari perangkat lama supaya bisa dipakai di perangkat baru, sampai 2 kali dalam setahun. Datanya tersimpan di tablet Anda, bukan di server kami — jadi biasakan mengunduh cadangan lewat menu Pengaturan, lalu pulihkan di perangkat baru.
Bukan. Anda membuka tokivacafe.wicom.co.id di browser, lalu pilih "Tambahkan ke layar utama" — sesudah itu ikonnya ada di tablet dan cara pakainya persis aplikasi biasa. Tablet Android 8 ke atas atau iPad iOS 14 ke atas; layar 10 inci paling nyaman karena kasirnya dua kolom.
Tokiva Cafe dikembangkan oleh Wicom DigiHub (Wicom Group), yang juga menjalankan wicom.co.id. Pembelian diproses lewat toko resmi wicom.co.id, bukan transfer ke rekening pribadi. Pertanyaan bisa dikirim ke cs@wicom.co.id.
Mode demo terbuka sekarang juga, tanpa daftar dan tanpa memasukkan apa pun. Kalau sesudah mencoba Anda merasa ini tidak cocok untuk cafe Anda, jangan beli — itu jawaban yang sah.
Masih ragu? Tanya langsung ke pembuatnya: WhatsApp 0812 4839828