Depot air tidak menjual barang — ia menukar. Kosong masuk, isi keluar. Dan setiap kali kosongnya tidak kembali, Anda kehilangan aset senilai tiga sampai empat kali harga airnya sendiri, tanpa satu pun catatan yang berteriak.
Neraca galon — contoh depot menengah
Angka ini dari mode demo yang bisa Anda buka sendiri sekarang, bukan hasil karangan. Tidak satu pun baris di atas muncul di buku kas mana pun — dan justru baris-baris inilah yang menghabiskan depot.
Tiga hal ini sudah terjadi di depot Anda bulan ini. Tidak satu pun kelihatan dari catatan penjualan harian.
Harga airnya Rp5.000. Harga galonnya Rp45.000. Sekali tidak kembali, Anda rugi sembilan kali lipat dari untung penjualannya — dan hari itu buku kas Anda tetap bertambah Rp5.000.
Dua pecah, dua tidak ketemu saat opname, dua dibawa pelanggan yang pindah rumah. Setahun jadi 72 galon — Rp3,2 juta. Tidak ada satu pun nota yang mencatatnya, jadi tidak ada satu pun yang menagihnya.
Pak Dedi pinjam dua galon lima minggu lalu dan tidak pernah tukar lagi. Anda baru sadar saat menghitung fisik galon dan jumlahnya kurang — biasanya enam bulan kemudian, saat sudah terlambat menagih.
Beranda
Beranda — berapa galon keluar hari ini, berapa kosong yang kembali, dan berapa galon Anda yang sekarang ada di luar beserta nilainya.
Antar — rute hari ini terurut per wilayah, lengkap alamat dan patokan, lahir sendiri dari pelanggan langganan. Tidak perlu diingat siapa pun.
Neraca Galon — berapa galon milik depot, berapa di luar, berapa yang seharusnya ada di gudang saat Anda menghitung fisik.
Laporan — galon hilang duduk sebaris dengan sewa dan listrik. Bukan catatan kaki, karena ia memang biaya.
Layar-layar ini diambil dari mode demo yang bisa Anda buka sendiri lewat tombol “Coba dulu, gratis”. Datanya data contoh, dan itu tidak disembunyikan.
Aplikasi kasir menutup transaksinya saat uang diterima. Depot air tidak begitu — dan seluruh isi aplikasi ini dibangun dari kenyataan itu.
Berapa galon Anda yang dipegang tiap pelanggan, sejak tanggal berapa. Angkanya diturunkan dari riwayat, jadi ia tidak bisa melenceng dari kejadiannya.
Satu transaksi = kosong masuk + isi keluar. Kalau kosongnya kurang, saldo galon pelanggan naik sendiri dan layarnya mengatakan itu sebelum tombol simpan ditekan.
Pelanggan tetap dengan siklus tiap N hari muncul sendiri di daftar antar hari itu, terurut per wilayah. Bisa dikirim ke WhatsApp kurir sebagai daftar siap jalan.
Uang yang dibawa pulang dan galon kosong yang terbawa, dicocokkan dengan yang seharusnya. Selisihnya kelihatan hari itu juga, bukan akhir bulan.
Utang uang dan utang galon berdiri berdampingan di setiap layar. Pelanggan bisa lunas uangnya tapi menunggak galonnya — dan justru yang itu yang menghabiskan depot.
Eceran, langganan, dan kulakan untuk tiap jenis air, plus ongkos antar yang gratis di atas jumlah tertentu. Harganya terpakai sendiri sesuai jenis pelanggannya.
Titik yang gagal tidak hilang begitu saja — ia muncul di daftar “gagal, belum dijadwalkan ulang” sampai Anda menjadwalkannya lagi. Dan siklus langganan hanya bergerak maju kalau galonnya benar-benar sampai, bukan saat rutenya dibuat.
Perbandingan dengan aplikasi depot air berlangganan yang beredar di Indonesia, di kisaran Rp99.000 sampai Rp150.000 per bulan.
| Tokiva Galon | Aplikasi berlangganan | |
|---|---|---|
| Tahun pertama | Rp249.000 | Rp1.188.000 – Rp1.800.000 |
| Tahun ketiga | Rp249.000 | Rp3.564.000 – Rp5.400.000 |
| Kalau internet mati | Tetap jalan | Berhenti |
| Data pelanggan Anda | Di HP Anda | Di server mereka |
| Berhenti bayar | Aplikasi tetap hidup | Data terkunci |
| Sinkron antar perangkat | Tidak ada | Ada |
| Pelanggan pesan sendiri lewat aplikasi | Tidak ada | Sebagian ada |
Dua baris terakhir sengaja tidak dimenangkan Tokiva Galon, karena memang bukan miliknya. Kalau depot Anda butuh dua hal itu, aplikasi berlangganan memang pilihan yang lebih tepat — dan lebih baik Anda tahu sekarang daripada setelah membayar.
Wicom punya beberapa aplikasi sekali bayar. Kalau usaha Anda salah satu di bawah ini, produk itu yang lebih tepat — bukan yang ini.
Menutup transaksi saat uang diterima. Cocok untuk barang yang sekali keluar tidak pernah kembali.
Depot air tidak begitu: galonnya harus kembali, dan tidak ada kolom di aplikasi kasir mana pun untuk mencatat itu.
Melacak unit yang teridentifikasi, punya tarif per hari dan tanggal jatuh tempo.
Galon tidak begitu: galon nomor sekian tidak ada artinya, tidak ada tarif, dan tidak ada jatuh tempo. Justru ketiadaan jatuh tempo itulah masalahnya — tidak ada apa pun yang berteriak.
Entitas utamanya saldo galon per pelanggan, bukan struk dan bukan produk.
Menjawab satu pertanyaan yang tidak bisa dijawab produk mana pun: galon saya yang 334 itu sekarang ada di mana, dan siapa yang sudah tiga minggu tidak mengembalikannya?
Bayar sekali. Pakai selamanya. Tidak ada tagihan bulanan, tidak ada masa aktif.
Tidak ada garansi uang kembali. Gantinya, seluruh aplikasi bisa Anda coba gratis lewat mode demo sebelum membayar — bukan versi terbatas, tapi aplikasi yang sama persis dengan data contoh satu depot. Kami lebih suka Anda mencobanya dulu daripada menjanjikan sesuatu yang tidak bisa kami penuhi.
Ya, kalau Anda belum pernah mencadangkan. Karena itu ada tombol “Unduh cadangan” di Pengaturan — berkasnya bisa disimpan di Google Drive, dikirim ke WhatsApp sendiri, atau di mana pun. Biasakan mencadangkan seminggu sekali. Ini konsekuensi jujur dari data yang tersimpan di perangkat Anda dan bukan di server kami.
Tidak, kalau HP-nya berbeda. Satu kode lisensi berlaku untuk satu HP. Yang bisa dilakukan: kirim rutenya ke WhatsApp kurir lewat tombol di layar Antar, lalu kasir yang memasukkan hasil antar dan setorannya saat kurir pulang. Kalau HP depot memang dibawa kurir, ada peran Kurir berpagar PIN yang hanya bisa membuka layar Antar dan Setoran — harga kulakan dan laporan tidak terlihat olehnya.
Sebagian. Saldo galon akan selalu nol dan itu memang benar — tapi rute antar dari langganan, harga bertingkat, setoran kurir, dan laporan tetap berguna. Kalau depot Anda sama sekali tidak pernah meminjamkan galon dan tidak pernah mengantar, pertimbangkan Tokiva LITE yang lebih sederhana dan lebih murah.
Tidak ada di Play Store, dan itu disengaja. Anda buka tautannya di HP, masukkan kode lisensi sekali, lalu pasang ke layar utama. Setelah itu ikonnya berdiri sendiri seperti aplikasi biasa dan jalan tanpa internet. Konsekuensinya: Anda tidak akan menemukannya dengan mencari di Play Store — tautan dari kami adalah satu-satunya jalan masuk.
Karena tidak ada server yang harus kami bayar tiap bulan. Data Anda tersimpan di HP Anda, jadi biaya kami berhenti setelah aplikasinya jadi. Aplikasi berlangganan menagih bulanan bukan karena serakah — server mereka memang berjalan tiap bulan selamanya.
Bisa, tapi terpisah: satu lisensi satu HP, dan datanya tidak menyatu. Kalau Anda butuh melihat dua cabang dalam satu laporan, ini bukan produknya.
Tidak. Pembaruan versi sekali bayar ini gratis selamanya dan datang sendiri saat Anda membuka aplikasinya. Kalau suatu hari kami membuat versi tersinkron dengan server, itu produk terpisah — versi yang Anda beli tetap jalan apa adanya.
Silakan. Nomor WhatsApp di bawah masuk langsung ke pembuat aplikasinya, bukan ke bot. Kalau setelah bertanya ternyata Tokiva Galon bukan yang Anda butuhkan, kami akan bilang begitu.
Mode demo membuka seluruh aplikasi dengan data contoh satu depot menengah — 340 galon, delapan belas pelanggan, rute antar hari ini, dan laporan bulan berjalan. Buka di HP Anda sekarang, matikan datanya, dan lihat sendiri aplikasinya tetap jalan.
Faisal Rauf — Wicom Group. Saya yang menulis aplikasi ini dan saya sendiri yang menjawab WhatsApp-nya. Kalau ada yang tidak jalan di depot Anda, hubungi saya langsung.