Untuk klinik pratama, praktik dokter, dan bidan mandiri yang masih mencatat pendaftaran di buku. Nomor antrian, pembayaran, dan laba-rugi bulanan tercatat di satu HP atau laptop meja depan — tetap jalan waktu sinyal hilang.
Semua yang biasanya tersebar di buku antrian, kuitansi, dan rekap bulanan dicatat sekali di tempat yang sama.
Ketik nama pasien, pilih dokter atau bidan yang dituju. Nomor antrian hari itu keluar sendiri.
Tandai pasien yang dipanggil dan yang selesai. Beranda langsung menunjukkan berapa yang masih menunggu.
Pilih pasien dari antrian, ketuk layanannya, total jadi sendiri. Pendapatan hari ini dan laporan bulanan ikut terisi.
Tidak satu pun kelihatan dari buku pendaftaran harian.
Nomor antrian dan keluhan singkat dicatat di kertas. Sekali tercecer, resepsionis menebak-nebak siapa yang datang lebih dulu — dan pasien yang merasa dilangkahi jarang kembali.
Selisih Rp20.000 sehari karena kuitansi tulis tangan berarti sekitar Rp600.000 sebulan — Rp7,2 juta setahun yang tidak pernah ketahuan larinya ke mana.
Tiga puluh pasien sehari, 26 hari praktik: 780 kuitansi yang harus dijumlah ulang setiap akhir bulan hanya untuk tahu klinik untung atau rugi.
Beranda — pendapatan & pasien hari ini
Berapa pasien hari ini dan berapa yang masih menunggu. Antrian dengan tombol panggil dan selesai. Kasir yang menjumlah sendiri. Dan laporan yang menaruh pendapatan, biaya, dan laba-rugi dalam satu layar.
Keempat gambar ini diambil langsung dari aplikasinya. Warnanya bisa diganti, ada mode gelap dan huruf besar di menu Pengaturan > Tampilan.
Lencana MODE DEMO dan data contoh di sana memang mode coba-coba yang bisa Anda buka sendiri sekarang juga, tanpa daftar.
Fokus pada pekerjaan meja depan: pendaftaran, antrian, pembayaran, jadwal, dan laporan — tanpa rekam medis yang membuat aplikasinya rumit.
Nama, nomor HP, keluhan singkat, dan tenaga yang dituju. Nomor antrian keluar sendiri dan mulai lagi dari 1 setiap hari.
Status menunggu, dipanggil, dan selesai terlihat sekali lihat. Resepsionis tidak perlu menebak siapa yang datang lebih dulu.
Pilih pasien dari antrian, ketuk layanannya, total jadi sendiri. Struk bisa dicetak lewat browser atau printer Bluetooth 58/80 mm.
Hari dan jam praktik tiap dokter, bidan, atau perawat. Nama tenaga di jadwal langsung muncul sebagai pilihan saat pendaftaran.
Jumlah kunjungan, pendapatan, biaya operasional, dan laba-rugi untuk rentang tanggal mana pun. Bisa diekspor ke CSV untuk Excel.
Masuk dengan nama dan PIN. Lima menit tidak dipakai, aplikasi terkunci sendiri dan setiap masuk-keluar tercatat.
Perbandingan dengan aplikasi klinik berlangganan di kisaran Rp50.000 sampai Rp300.000 per bulan.
| Setelah | Langganan | Tokiva Klinik |
|---|---|---|
| 1 tahun | Rp600.000 – Rp3.600.000 | Rp149.000 |
| 3 tahun | Rp1.800.000 – Rp10.800.000 | Rp149.000 |
Sisi jujurnya: aplikasi berlangganan memang menawarkan yang tidak ada di sini — rekam medis, resep, sinkron antar perangkat dan cabang, dan bridging BPJS. Kalau klinik Anda butuh itu, langganan memang lebih tepat, dan lebih baik Anda tahu sekarang daripada setelah membayar.
Kalau salah satu di kolom kanan kebutuhan Anda, aplikasi klinik berlangganan lebih tepat — dan itu bukan sindiran, memang beda kebutuhan.
Sekali bayar. Tidak ada tagihan bulanan, tidak ada masa aktif.
Satu kode berlaku untuk satu perangkat. Ganti HP atau laptop? Hubungi kami, ikatannya dilepas.
Kode lisensi terbit segera setelah pembayaran, jadi pembelian yang batal karena berubah pikiran tidak bisa dikembalikan. Karena itu gantinya dibuat lebih baik: mode demo yang bisa Anda coba sebelum membayar — aplikasi yang sama persis dengan data contoh satu klinik. Kalau tidak cocok, tidak usah beli.
Yang tetap dikembalikan, sesuai Syarat & Ketentuan pasal 5: kode tidak Anda terima dalam 1×24 jam dan kami gagal mengirimkannya, pembayaran ganda, produk yang diterima tidak sesuai, atau aplikasi tidak bisa dijalankan sama sekali karena kesalahan kami.
Tidak. Data tersimpan di perangkat itu sendiri dan tidak dikirim ke server kami. Karena itu biasakan menekan “Unduh Cadangan” di Pengaturan, lalu simpan berkasnya di tempat aman.
Belum. Tokiva Klinik fokus pada meja depan: pendaftaran, antrian, kasir, jadwal, dan laporan. Catatan keluhan hanya satu baris singkat, bukan rekam medis.
Tidak. Hubungi kami lewat WhatsApp untuk melepas ikatan perangkat lama, lalu aktifkan lagi di perangkat baru dengan kode yang sama. Data dipindahkan lewat berkas cadangan.
Tidak. Buka tokivaklinik.wicom.co.id di HP atau laptop, masukkan kode sekali, lalu pasang ke layar utama. Setelah itu ikonnya berdiri sendiri seperti aplikasi biasa dan jalan tanpa internet. Bisa di Android, iPhone, maupun laptop.
Bisa, tapi terpisah: satu lisensi satu perangkat, dan datanya tidak menyatu. Kalau Anda butuh dua cabang dalam satu laporan, ini bukan produknya.
Lewat QRIS, transfer bank, atau e-wallet di halaman pembayaran toko resmi wicom.co.id. Kode lisensi dikirim ke email Anda begitu pembayaran diterima. Tokiva dikembangkan oleh Wicom Group; pertanyaan bisa dikirim ke cs@wicom.co.id.
Aplikasi sekali bayar tetap diperbaiki. Setiap pembaruan dicatat di sini, supaya Anda bisa memastikan versi di perangkat Anda sudah yang terbaru.
Tampilan baru: layar pembuka, aktivasi, dan login berfoto, Beranda dengan sapaan, pendapatan dan pasien hari ini, delapan menu ikon, dan navigasi bawah berikon. Menu baru Pengaturan: Tampilan (enam pilihan warna, mode gelap, huruf besar, foto Beranda bisa disembunyikan) serta Unduh & Pulihkan Cadangan.
Rilis pertama: Beranda, Pendaftaran & Antrian dengan nomor otomatis, Kasir, Jadwal Praktik, Laporan & laba-rugi dengan ekspor CSV, serta login per petugas dengan kunci otomatis saat tidak dipakai.
Pembaruan datang sendiri: buka aplikasinya saat ada internet, versi baru terpasang tanpa perlu mengunduh ulang atau memasukkan kode lagi.
Mode demo membuka seluruh aplikasi dengan data contoh satu klinik — pasien terdaftar, antrian hari ini, jadwal dokter dan bidan, serta laporan. Tanpa daftar, tanpa bayar.
Masih ragu? Tanya langsung ke pembuatnya: WhatsApp 0812 4839828